Agen Judi Online Agen Sbobet Bola Daftar IonCasino Judi Bola Sbobet Agen Sbobet Casino Tembak Ikan Online
Beberapa Skandal Otomotif Dengan Magnitudo Besar di Dekade ini

Beberapa Skandal Otomotif Dengan Magnitudo Besar di Dekade ini

Beberapa Skandal Otomotif Dengan Magnitudo Besar di Dekade ini

Beberapa Skandal Otomotif Dengan Magnitudo Besar di Dekade ini – Di era modern saat ini semua aktifitas manusia dibantu oleh mesin termasuk dalam bepergian. Kendaraan roda dua (motor) bahkan roda empat atau lebih (mobil) hadir sebagai transportasi yang efektif membawa Anda dari satu lokasi ke lokasi yang lainnya.

Otomotif adalah istilah yang digunakan untuk membahas semua hal yang ada kaitannya dengan alat transportasi (terutama sepeda motor dan mobil). Mengenai komponen kendaraan serta berbagai sistem di dalamnya sendiri dipelajari dalam kategori teknik. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan pengertian dari otomotif yaitu sesuatu yang berputar dengan sendirinya.

Industri otomotif tidak luput dari sejumlah masalah yang melibatkan pemain-pemain di apk idn poker lingkaran utamanya. Tak jarang masalah tersebut meninggalkan citra bahwa produsen otomotif mengutamakan profit di atas keselamatan konsumen dan lingkungan. Dalam satu dekade terakhir misalnya, industri otomotif memiliki sejumlah ‘watergate’-nya sendiri. Bahkan ada juga yang masih berlangsung.

1. Skandal akselerasi Toyota
3 Skandal Otomotif Paling Memalukan dalam 10 Tahun Terakhir

Pada tahun 2014, Toyota membayar 1,2 miliar dolar Amerika untuk menghindari penuntutan karena menutupi informasi tentang masalah akselerasi yang mendadak melonjak pada mobil-mobil mereka.

FBI mengatakan Toyota sebenarnya mengetahui masalah ini berdampak mematikan tapi memilih untuk tidak bertindak secepat mungkin.

Skandal dimulai pada tahun 2009 ketika seorang pria menelepon 911 karena pedal akselerasinya macet dan mobil tidak dapat di hentikan. Kecelakaan pun tidak dapat terhindari dan semua yang terlibat dalam kecelakaan tersebut meninggal dunia.

Namun kecelakaan akibat akselerasi tersebut ternyata bukan yang terakhir. Permasalahan akselerasi Toyota terus terjadi hingga lima tahun setelahnya. Sebanyak 90 orang di perkirakan meninggal karena masalah akselerasi Toyota ini.

Toyota akhirnya melakukan recall terhadap 9,3 juta mobil mereka. Menjadikan recall ini salah satu yang terbesar dalam sejarah otomotif.

2. Skandal airbags Takata
3 Skandal Otomotif Paling Memalukan dalam 10 Tahun Terakhir

Airbags sejatinya di ciptakan untuk meminimalisir dampak kecelakaan mobil pada fisik penumpang dan pengendara saat terjadi kecelakaan. Namun, lain halnya dengan airbags keluaran Takata.

Takata adalah produsen suku cadang dari Jepang, salah satunya airbags yang terpasang di banyak mobil, seperti Nissan, Honda, hingga mobil kelas atas seperti Ferrari. Bahkan sekitar 20 persen dari airbags di dunia di pasok oleh Takata.

Airbags Takata bisa tiba-tiba mengembang walaupun mobil tidak mengenai benturan apa-apa. Penyebabnya di tengarai karena kelembaban yang berlebihan.

Karena airbags tersimpan dalam wadah logam, serpihan dari tekanan saat airbags mengembang ini bisa melukai atau bahkan membunuh penumpang di dalam mobil.

Masalah ini menyebabkan 3,6 juta mobil di dunia dari berbagai brand harus di tarik kembali pada 2013. Per akhir 2019, di ketahui sudah 50 juta mobil dengan airbags Takata di-recall. Angka ini di perkirakan akan bertambah melihat masifnya jangkauan airbags Takata di seluruh dunia.

Takata sudah mengajukan permohonan pailit di tahun 2017.

3. Skandal ‘Dieselgate’ Volkswagen
3 Skandal Otomotif Paling Memalukan dalam 10 Tahun Terakhir

Skandal ‘Dieselgate’ yang melibatkan Volkswagen merebak di tahun 2015 ketika Environmental Protection Agency (EPA) mengisukan pemberitahuan pelanggaran Clean Air Act atau Undang-Undang Udara Bersih kepada VW.

Di ketahui bahwa VW melakukan kecurangan pada pengujian emisi mereka dengan memasangkat perangkat lunak khusus pada mobil diesel mereka yang beredar di pasar Amerika Utara. Perangkat lunak ini mengakali kenyataan bahwa VW sebenarnya mengeluarkan emisi 40 kali lipat dari batas yang di tentukan.  Akibat skandal ini, pasar VW di Amerika mengalami kerugian yang mendekati 15 miliar USD.

Makna tersebut disimpulkan berdasarkan asal katanya yaitu “oto” dan “motif” berarti “sendiri” serta “alasan”. Maksudnya ialah mampu bergerak karena memiliki alasan tersendiri berupa landasan sistem tersebut. Singkatnya, otomotif adalah ilmu yang mengkaji tentang sistem kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor.

Di dalamnya juga terdapat berbagai kajian spesifik mengenai komponen dari sistemnya meliputi mesin, bahan bakar, pengapian, pendinginan, pemasukan, pembuangan, pelumasan, keseimbangan roda, kemudi, suspensi, body, listrik serta pemindah daya.

Comments are closed.