Agen Judi Online Agen Sbobet Bola Daftar IonCasino Judi Bola Sbobet Agen Sbobet Casino Tembak Ikan Online
Berani Ambil Peluang Bisnis Memanfaatkan Resep Keluarga

Berani Ambil Peluang Bisnis Memanfaatkan Resep Keluarga

Berani Ambil Peluang Bisnis Memanfaatkan Resep Keluarga . Pandemi ini belum memperlambat tahapan Imam Masyhuda untuk terus menumbuhkan kegiatannya dari Sambal Raja Roa. Berbekal pengetahuan yang dia miliki saat kuliah dan bekerja. yang telah kita rangkum dalam dealerpro.net

 

Sekarang, meskipun dikejutkan oleh badai pandemi, Sambal Raja Roa telah berhasil menjadi merek Chili yang dikenal oleh penggemar Chili, tidak hanya di Balikpapan, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Berhenti Menjadi Karyawan dan Mulai Berbisnis

Minat Imam untuk berbisnis sudah mulai tumbuh sejak ia duduk di bangku kuliah. Saat itu di tahun 2014, ia berkuliah sambil belajar berjualan. Selepas kuliah di jurusan Sistem Informasi, Imam memutuskan untuk menjadi karyawan di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sambil tetap menggeluti minat berbisnis yang dimilikinya.

Bersama sang istri, Imam berjualan Sambal Roa yang dibuat berdasarkan resep dari mertuanya yang berasal dari Manado. Kebetulan, resep tersebut adalah resep turun temurun yang sudah menjadi favorit keluarga sejak lama, sehingga kualitas dan rasa sudah tidak diragukan lagi.

Berani Ambil Peluang Bisnis Memanfaatkan Resep Keluarga

 

Hanya saja, saat itu berjualan Sambal Roa hanya menjadi usaha sampingan yang ia kerjakan ketika memiliki waktu. Sebagai karyawan BUMN, Imam harus berpindah-pindah tempat tinggal mengikuti lokasi penugasan. Ia sempat tinggal di Jakarta, Bandung, Pekalongan, Balikpapan, dan Tenggarong.

Semuanya berubah di tahun 2019. Saat itu, Imam merasa sulit untuk terus berpindah-pindah tempat tinggal karena anak sulungnya sudah mulai sekolah. Ia dan istrinya kemudian sepakat untuk mengundurkan diri dari pekerjaan, fokus untuk membesarkan Raja Roa dan menetap Balikpapan. Keputusan ini pun  d                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            ukung penuh oleh keluarganya.

“Orangtua saya mendukung penuh keputusan saya ini. Menurut mereka, lebih baik bangun usaha atau bisnis dari sekarang yang 30 atau 40 tahun lagi akan jadi milik kita dan wariskan ke anak-cucu,” kenang Imam.

Imam sangat serius dalam mengembangkan Sambal Raja Roa. Selain menjaga agar takaran selalu sesuai resep, ia juga menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi. Tidak tanggung-tanggung, Ia membeli semua bahan-bahan dari para petani atau penjual lokal yang ada  sekitarnya. Cabai misalnya ia beli  Petani tempat tinggalnya Balikpapan. Sedangkan Ikan Roa ia beli Gorontalo dan Balikpapan, tergantung jumlah pesanan.

Kiat bertahan di tengah pandemi

Baru setahun jalankan dengan serius, Sambal Raja Roa harusihadapkan dengan pandemi COVID-19 hingga penjualannya mengalami penurunan hingga 70%.  Walau begitu, Imam tidak kehabisan akal.

Berbekal pengalamannya selama ini, Imam fokus berjualan lewat platform dhital. Ia coba fokus mengembangkan media sosial milik Sambal Raja Roa, khususnya Instagram. Imam coba membangun interaksi yang baik dengan para pelanggan lewat konten yang berisikan tips dan resep pengolahan Sambal Raja Roa dengan hidangan lainnya.

Selain itu, untuk memaksimalkan penjualan. Ia rajin mengikuti berbagai kampanye seperti Kumpulan Toko Pilihan, Flash Sale, dan lain sebagainya, termasuk memasang iklan. Berkat usaha tersebut, ketika PPKM, 70% penjualan Sambal Raja Roa berasal dari Tokopedia. Penjualannya juga mengalami peningkatan.

Comments are closed.